THEY TALK ABOUT: WORLD HEALTH DAY 2019

Berbicara tentang jaminan kesehatan universal artinya memastikan masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif pada pelayanan kesehatan tanpa kendala keuangan. Salah satu upaya tercapainya jaminan kesehatan universal adalah melalui program jaminan kesehatan nasional (JKN). Namun kondisi ini tidak hanya bisa dinilai dari kepesertaan JKN, melainkan melalui akses masyarakat pada fasilitas kesehatan. Untuk menciptakan jaminan kesehatan universal, diperlukan dukungan dari pemerintah, penyedia layanan kesehatan misalnya tenaga medis, ketersediaan obat-obatan dan dana jaminan sosial, sistem rujukan yang efektif, dan masih banyak lagi.

Meski program JKN sudah berjalan beberapa tahun, masih terdapat masalah yang harus dibenahi untuk mewujudkan jaminan kesehatan universal yang ideal. Seperti kurangnya ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan di daerah terpencil, kurangnya sosialisasi mengenai JKN terutama bagi masyarakat awam, regulasi sistem rujukan yang dinilai memberatkan pasien, dan lain-lain.

Mahasiswa kedokteran pun dapat berperan penting dalam mendukung program yang dilaksanakan pemerintah saat ini, terutama di bidang promotif dan preventif, seperti:

  1. Mengedukasi masyarakat mengenai pola hidup sehat dimulai dari hal mudah seperti makan makanan bergizi dan mencuci tangan
  2. Mengenalkan masyarakat terhadap tanda dan gejala penyakit yang dijumpai sehari-hari
  3. Menjelaskan penanganan awal yang bisa dilakukan di rumah dan kapan harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan
  4. Mendorong masyarakat untuk tidak malas mengantre di fasilitas kesehatan karena penyakit yang sudah berat akan semakin sulit untuk ditangani

CIMSA

Empowering Medical Students
Improving Nation’s Health

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *