THEY TALK ABOUT: WORLD TUBERCULOSIS DAY

Menurut Dokter, apa makna World Tuberculosis Day?

World Tuberculosis Day diperingati setiap tanggal 24 Maret, dimana 24 Maret adalah pertama kalinya Dokter Robert Koch mengumumkan adanya bakteri baru bernama Mycobacterium tuberculosis yang mengakibatkan penyakit tuberkulosis. 

World Tuberculosis Day diperingati setiap tahunnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit tuberkulosis yang jumlah kasusnya cukup tinggi dan bisa menimbulkan dampak negatif bagi penderitanya, baik dari segi kesehatan fisik, kesehatan mental, ekonomi, dan sosial.

 

Menurut Dokter, apakah ada hubungan antara penggunaan tembakau dan tuberkulosis? Apabila ada, bagaimana hubungannya, Dok? 

Tentu ada. Menurut WHO, perokok berisiko 2.5 kali lipat lebih tinggi untuk terkena tuberkulosis. Rokok juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya rekurensi, mengurangi efektivitas Obat Anti Tuberkulosis (OAT), dan meningkatkan kasus kematian akibat tuberkulosis. Risiko-risiko ini sayangnya tidak hanya terjadi pada perokok aktif, namun juga pada perokok pasif. Dengan ini, maka pemberantasan rokok menjadi sangat penting dalam hal pemberantasan tuberkulosis. Membantu pasien tuberkulosis untuk berhenti merokok harus menjadi terapi rutin selain pemberian OAT. Keduanya harus dilaksanakan secara bersamaan sehingga kita bisa mencapai salah satu target Sustainable Development Goals, yaitu dunia bebas tuberkulosis.

 

Boleh tolong jelaskan sedikit mengenai tobacco control, Dok? Lalu, apakah program tobacco control merupakan salah satu upaya dalam mengendalikan Tuberculosis?

Iya, tobacco control atau pengendalian tembakau dapat menjadi salah satu upaya dalam mengendalikan tuberkulosis.

Tobacco control adalah salah satu bidang di dalam ranah kesehatan masyarakat yang berfokus pada pencegahan dan pemberantasan penggunaan tembakau di dunia, baik rokok maupun produk tembakau lain di luar rokok. Penggunaan tembakau adalah hal yang dapat dicegah dan diberhentikan. Dengan mempertimbangkan efek negatif yang dapat ditimbulkan, maka penggunaan tembakau di dunia harus dikendalikan.

Untuk membantu pengendalian penggunaan tembakau di dunia, World Health Organization (WHO) membuat sebuah paket kebijakan yang dapat diadopsi oleh negara-negara di dunia. Paket kebijakan ini dinamakan MPOWER, yang merupakan singkatan dari:

  1. Monitor tobacco use and prevention policies
  2. Protect people from tobacco smoke
  3. Offer help to quit tobacco use
  4. Warn about the dangers of tobacco
  5. Enforce bans on tobacco advertising, promotion, and sponsorship
  6. Raise taxes on tobacco

 

Menurut Dokter, bagaimana peran mahasiswa kedokteran dalam mendukung World Tuberculosis Day?

Sebetulnya banyak hal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa kedokteran dalam mendukung World Tuberculosis Day. Misalnya mengedukasi masyarakat mengenai tuberkulosis. Bisa dengan cara diskusi dalam kelompok atau membuat video mengenai tuberkulosis untuk disebarkan melalui media sosial atau bagi teman-teman yang senang melakukan penelitian, bisa melakukan penelitian terkait tuberkulosis.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *